Dalam jalan yang sepi dan hening,bunyi jangkrik dan katak pun terdengar.langkah yang lesu dan tertatih seorang anak kecil pun terdengar dan anak itu tampak kurang bersemangat. Ia berjalan perlahan dan memegang perutnya yang nyeri,bukan karena ia salah makan yang tidak baik orang tuanya ,akan tetapi karena anak itu menahan lapar yang begitu perih dan lama,karena anak itu hanya sebatang kara dan tidak ada yang mengenal serta peduli anak tersebut,bahkan anak itu pun tidak memiliki orang tua.
anak itu yang dulu tinggal dengan abangnya serta kakeknya terlihat pucat memasuki gedung kosong dan kotor,gedung itu layaknya reruntuhan yang sudah lama tidak di tempati.jauh dari keramaian kota dan tersudut dari segala jalan lintas.
anak tersebut duduk dan menangis " hiks,hiks bang adek lapar bang, kek arina lapar kek, hiks ,hiks,hiks" tangis Arina. Arina adalah anak yang ditinggal orangtuanya yang menjadi TKW ke arabsaudi tetapi sudah 10 Tahun tidak pulang semenjak mereka pergi,sedangkan arina sekarang hidup sendiri ,ia tak mengenal kedua orangtuanya, ia pernah tinggal bersama abangnya dan kakeknya,namun nasib sial menimpa mereka ,abang dan kakeknya meninggal dunia akibat kecelakaan ketika mereka pulang mengumpulkan karton dan barang bekas.
saat itu arina tidak ikut, umur arina sekarang 10 Tahun dan ia pun sendirian di dunia yang penuh dengan orang tapi hanya sebagian yang memiliki kepedulian terhadap sesamanya.Arina yang sebatangkara tidak ada yang mengasuh atau pun memperdulikannya,ia terkadang makan hasil dari mengemis,mengais tempat sampah untuk mendapatkan sisa makanan, dan berusaha berjuang melanjutkan hidup.
Hari itu hujan lebat dan arina kebanyakan berteduh sehingga ia tidak bisa mengemis atau pun mencari makanan sisa,arina pulang ke rerutuhan tersebut dengan perut kosong,seperti biasanya setiap arina pulang ia akan berbicara sendirian seperti berbicara kepada kakek dan abangnya untuk melepaskan rindu akan kepergian abangnya dan kakeknya yang belum dia iklaskan.
Arina melihat hujan sudah mulai reda walaupun sudah malam ia beertekad harus makan hari ini."saya gak mau sakit,saya harus makan seperti pesan kakek Jangan mau menyerah ya arina,"Gumam arina didalam hatinya. dengan langkahh yang berat arina berjalan menyusuri jalan setapak untuk menuju jalan raya.malam itu seperti biasa arina akan mengais tempat sampah,ia pun tidak mendapatkan apa-apa.
"Ya Tuhan Yesus Kristus,Tolong arina hari ini ,arina cuma ingin makan"Doa Arina didalam hati.
langkah demi langkah arina lakukan mencari tempat makanan yang ada, Arina pun sampai di warung makan Tegal (WarTeg),Arina Mengemis "buk tolong buk,saya sakit perut karena belum makan ,Hiks Hiks Hiks",tiba2 sebuah tangan yang begitu lembut,harum ,dan putih memegang tangan arina.Arina terkejut "aaawww, Jangan Buk Jangan pukul saya ,saya cuma ingin makan"teriak arina.
"dek,dek Jangan takut Kakak gak akan mukul adek ,nih sini duduk sama kakak biar kakak pesanin makanan," Sahut kakak tersebut,"Tapi kak Arina takut ,,hiks hiks ,Arina gak pernah duduk disitu ,arina sering duduk di emperan depan, kalo enggak di dapur belakang dan tempat sampah itu,"jawab arina. mendengar jawaban arina kakak tersebut menangis dan memeluk arina. " gak apa-apa dek ,kakak yang kawani ,Kasihannya dirimu harus begini dek, Adek duduk aja dulu biar adek makan," minta kaka tersebut.
"tapi kak nanti ibuknya marah dan mengusir arina,hiks hiks arina gak mau di pukul kak"sahut arina. "ya uda kakak temani adek makan di emperan depan ya,biar adek makan sama kakak"sahut si kakak. "buk bungkus Nasinya 2 ya,pake ikan ya buk ,minum Yang hangat ya buk."Pesan arina Pemilik Warteg. beberapa saat kemudian arina dan si kakak tersebut pun makan di emperan .Dengan cucuran air mata yang tak terasa mengalir dari mata kakak tersebut.Arina makan begitu lahap dan cepat ,sesudah makan sikakak meperkenalkan dirinya."Nama kakak Tina dek ,Nama adek siapa?" ,"arina" sahut arina singkat.
karena baru hujan angin berhembus dan menembus kulit mereka , "buk Pesan Air minum hangatnya 2 ya bu"pesan kak tina ."Dek ,arina kenapa sendiri ,adek tinggal dimana?"Tanya Tina, "arina memang senidir kak, Kakek sama abang sama di PU Polu gading,"Jawab arina polos."Ooo mereka kerja disana ya dek?" Tanya tina."Bukan kak ,tapi mereka di kubur disana jadi arina gak bisa jenguk karena jauh ,,hiks hiks hiks"Tangis arina."Hiks Hiks jadi adek sekarang sendirian gak punya siapa-siapa?,,dan adek tinggal dimanaa?"tanya kak tina."Ia kak ,Arina tinggal di tempat dulu ,di gedung srifah yang uda runtuh di belakang sana jauh," jawab Arina. kesedihan semakin mendalam dirasakan oleh kak tina ,ia begitu heran mengapa warga sekitar atau pun keluarga tidak ada yang menolong arina ,gdis kecil berumur 10 tahun harus merasakan pahitnya kehidupan ini.
kak tina yang merasa sedih dan iba mencoba berani bertanya."adek arina mau ikut kakak ,biar kakak yang bantu adek tina kasih makan, beli baju dan sekolah ."tanya kak tina. "tapi kak, arina kan baru kenal kakak, kakak kenapa begitu baik dengan arina ,nanti kalo arina mau ganti kebaikan kakak bagaiman ?.".tanya arina."Gak usah di ganti dek ,kakak iklas kok pengen jadi kakak untuk arina" jawab kak tina."kakek bilang kita biar miskin tapi jangan punya utang ,kalo arina sama kakak jadi arina punya kak?"tanya arina polos. "enggak dek ,kakak ini iklas pengen jadikan arina keluarga kakak.".jawab kak tina." baik lah kak ,,Terima kasih ya kak ..Hiks- hiks.,"Jawab arina dengan memeluk kak tina."Terima kasih Tuhan Yesus Kristus, Arina bisa makan dan punya kakak."Doa Arina didalam Hati.
PENASARAN DENGAN KISAH ARINA SELANJUTNYA,SIAPAKAH KAK TINA?,DAN BAGAIMANA KISAH INI BERLANJUT, DITUNGGU YA...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar